KALIMANTANDIGITAL.COM, BANJARMASIN – bankkalsel.co.id terus mendorong digitalisasi transaksi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang terintegrasi dengan aplikasi Aksel by Bank Kalsel.
Layanan pembayaran digital tersebut memungkinkan nasabah melakukan transaksi dengan memindai kode QR yang tersedia di berbagai merchant. Selain mempermudah proses pembayaran bagi pembeli, QRIS juga membantu pelaku usaha menerima pembayaran dari berbagai platform mobile banking maupun dompet digital (e-wallet).

Manajemen Bank Kalsel menjelaskan, penggunaan QRIS memberikan kemudahan bagi kedua belah pihak. Bagi nasabah, transaksi dapat dilakukan secara praktis tanpa perlu membawa uang tunai karena pembayaran cukup dilakukan melalui aplikasi Aksel.
Sementara itu, bagi pelaku usaha atau merchant, setiap pembayaran yang diterima akan langsung tercatat secara real-time. Riwayat transaksi juga dapat dipantau kapan saja melalui aplikasi Merchant QRIS.
“Jualan sekarang makin mudah dan praktis bersama QRIS Bank Kalsel. Cukup satu scan, transaksi langsung masuk real-time dan bisa dipantau kapan saja. Cocok untuk usaha yang ingin lebih kekinian, cepat, dan menguntungkan,” tulis Manajemen Bank Kalsel dalam keterangan resminya, Minggu.
Untuk menjadi merchant QRIS Bank Kalsel, pelaku usaha diwajibkan mengisi dan menandatangani formulir pendaftaran bermeterai yang diperoleh melalui kantor cabang Bank Kalsel. Selain itu, calon merchant juga harus melampirkan fotokopi identitas diri dan NPWP serta menunjukkan dokumen asli kepada petugas bank.
Persyaratan lainnya adalah memahami ketentuan layanan Merchant QRIS Bank Kalsel serta memiliki rekening aktif di Bank Kalsel.
Melalui inovasi ini, Bank Kalsel berharap dapat mendukung percepatan transformasi digital sektor UMKM sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi keuangan di Kalimantan Selatan dan sekitarnya.
Sebagai lembaga perbankan resmi, Bank Kalsel telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta menjadi peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (Ril)










