Bank Kalsel Imbau Waspada Penipuan Digital Jelang Idul Fitri 2026

Bagikan

KALIMANTANDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Bank Kalimantan Selatan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital seiring meningkatnya aktivitas transaksi perbankan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Selasa, Bank Kalsel menyebutkan sejumlah modus penipuan yang kerap terjadi menjelang hari raya, di antaranya phishing melalui tautan palsu, penipuan undian berhadiah, hingga permintaan kode one time password (OTP) oleh pihak yang mengaku sebagai petugas bank.

Perwakilan Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa pihak bank tidak pernah meminta data rahasia nasabah seperti PIN, password, maupun kode OTP melalui telepon, pesan singkat, email, ataupun media sosial.

Ia juga menyampaikan bahwa Bank Kalsel berkomitmen memastikan kelancaran layanan perbankan, terutama dalam menghadapi lonjakan transaksi masyarakat menjelang Lebaran.

“Kami memahami bahwa menjelang Idul Fitri aktivitas transaksi masyarakat biasanya meningkat cukup signifikan. Oleh karena itu, Bank Kalsel telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif baik dari sisi kesiapan operasional layanan, penguatan jaringan ATM dan CRM, maupun ketersediaan likuiditas agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman, nyaman, dan lancar selama periode Ramadan hingga libur Lebaran,” ujarnya.

Selain itu, Bank Kalsel mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya serta selalu menjaga kerahasiaan data pribadi saat bertransaksi.

Melalui berbagai langkah tersebut, Bank Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang aman, nyaman, dan terpercaya, sekaligus menjaga kinerja perusahaan secara berkelanjutan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.(dy)