Waspada Karhutla, BPBD Balangan Sisir Sejumlah Lokasi Rawan

Bagikan

KALIMANTANDIGITAL.COM, PARINGIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memperketat pemantauan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah ini dilakukan untuk mencegah titik api kembali membesar dan meluas ke kawasan sekitarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, Rahmi, bersama jajaran melakukan monitoring dan patroli lapangan pada Rabu (26/8/2026). Patroli menyasar tiga titik yang sebelumnya teridentifikasi rawan kebakaran.

Dua titik berada di wilayah Tapau, Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, sedangkan satu titik lainnya berada di wilayah Trans Pupuyuan, Desa Matang Hanau, Kecamatan Lampihong.

Dari hasil pemantauan, petugas menemukan lahan yang telah terbakar dengan sisa bara dan asap tipis di sejumlah titik. Tim kemudian melakukan pengecekan dan pendataan untuk memastikan tidak ada potensi api yang kembali membesar.

Rahmi mengatakan, patroli tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi selama pemberlakuan status Siaga Darurat Karhutla yang berlangsung hingga akhir Oktober 2026.

“Ini bentuk kesigapan kita di lapangan. Kita cek langsung tiga titik, dua di Tapau Mantimin dan satu di Trans Pupuyuan Matang Hanau. Tujuannya untuk memastikan kondisi terkini, memetakan potensi, dan segera mengambil langkah penanganan jika masih ada titik api,” ujarnya.

Ia menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. BPBD tidak dapat bekerja sendiri sehingga sinergi dengan TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, relawan, serta masyarakat sangat diperlukan.

Pihaknya juga mengingatkan, masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melaporkan keberadaan asap atau api kepada petugas terdekat untuk mencegah kebakaran meluas.

“Mari, kita jaga bersama lingkungan kita agar tidak terjadi kebakaran yang lebih luas,”tambahnya. (MC Balangan/Raf)