KALIMANTANDIGITAL.COM, BANJARMASIN — Arus penumpang angkutan laut pada periode mudik Lebaran 2026 di wilayah Kalimantan menunjukkan tren peningkatan signifikan. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Sub Regional Kalimantan mencatat jumlah penumpang mencapai 56.904 orang pada periode H-14 hingga H-5.
Jumlah tersebut tumbuh 15,45 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 49.290 penumpang. Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut sebagai moda perjalanan mudik, khususnya menuju Pulau Jawa dan Sulawesi.

Selain itu, tren kenaikan juga menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan data kontribusi pelabuhan, Pelabuhan Kumai menjadi penyumbang arus penumpang terbesar dengan total 24.713 orang. Posisi berikutnya ditempati Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sebanyak 16.635 penumpang, disusul Pelabuhan Sampit 7.456 penumpang, Pelabuhan Batulicin 6.596 penumpang, serta Pelabuhan Kotabaru sebanyak 1.504 penumpang.
Dari sisi pertumbuhan, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mencatat peningkatan tertinggi sebesar 30,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Junior Manager Umum dan Humas Pelindo Sub Regional Kalimantan, Suprayogi Sumarkan, mengatakan peningkatan arus penumpang telah diantisipasi melalui berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran operasional.
“Pelindo telah melakukan berbagai upaya perbaikan layanan, mulai dari peningkatan fasilitas terminal penumpang, optimalisasi alur embarkasi dan debarkasi, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan di seluruh pelabuhan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kelancaran arus mudik juga didukung oleh sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), operator kapal, TNI/Polri, serta instansi terkait lainnya.
Dengan tren yang terus meningkat, Pelindo optimistis jumlah penumpang akan terus bertambah hingga mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta mematuhi ketentuan yang berlaku demi keselamatan bersama.
Sebagai informasi, Pelindo merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan dan mengelola pelabuhan di 32 provinsi di Indonesia. Perusahaan ini memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran transportasi laut serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan infrastruktur pelabuhan.(dy)










