Iran Menggempur 27 Pangkalan Militer Amerika Serikat di Negara-Negara Teluk

Bagikan

TEHERAN – Iran menggempur 27 pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara Teluk, pada Minggu, (1/3/2026) pagi. Serangan ini terjadi sehari setelah Iran melancarkan serangan balasan, atas operasi militer Amerika Serikat dan Israel. Operasi AS dan Israel itu, disebut telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Menurut laporan, serangkaian ledakan itu terdengar di beberapa titik, yang menyebabkan sirene peringatan diaktifkan di beberapa wilayah. Wilayah yang dimaksud di antaranya, yaitu Dubai, Uni Emirat Arab, Doha, Qatar, Manama, dan Bahrain.

Sebelumnya, Sabtu (28/2/2026), serangan Iran juga telah menghantam Abu Dhabi, dan titik-titik strategis di kawasan Teluk. Serangan balasan ini menargetkan pangkalan militer dan infrastruktur penting, termasuk bandara.

Sebelumnya serangan Israel ke Iran, termasuk ibu kota Teheran, tidak hanya menimbulkan kerusakan infrastruktur dan menewaskan Ali Khamenei tapi juga telan setidaknya 201 orang tewas dan 747 luka-luka.

Sedangkan dari pihak militer, serangan AS dan Israel itu menewaskan Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mohammad Pakpour, Kepala Staf militer Iran Abdulrahim Mousavi, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh dan Sekretaris Dewan Pertahanan Ali Shamkhani.