Kadin Kalsel Sambut Positif Izin OJK untuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa

Bagikan

KALIMANTANDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas terbitnya izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Bank Kalsel untuk beroperasi sebagai Bank Devisa. Izin tersebut dinilai membuka peluang besar bagi penguatan bisnis perbankan daerah.

Ketua Kadin Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, mengatakan bahwa status Bank Devisa akan mendorong pengembangan usaha Bank Kalsel, terutama dalam mendukung aktivitas perdagangan internasional yang selama ini cukup besar di Kalimantan Selatan.

Menurutnya, sektor ekspor daerah, khususnya pertambangan, memiliki nilai transaksi yang signifikan dan dapat menjadi ceruk bisnis strategis bagi Bank Kalsel setelah resmi berstatus Bank Devisa.

“Ekspor Kalimantan Selatan sangat besar, terutama dari sektor pertambangan. Ini menjadi peluang bagi Bank Kalsel untuk mengambil peran lebih luas dalam pembiayaan dan layanan transaksi internasional,” ujarnya.

Selain mendukung kegiatan ekspor-impor, Shinta menilai Bank Kalsel juga berpotensi mengembangkan layanan lain yang berkaitan dengan transaksi valuta asing, seperti pembiayaan dan layanan untuk umrah dan haji. Ia berharap, dengan status baru tersebut, Bank Kalsel mampu meningkatkan daya saing dan bertransformasi menjadi bank daerah yang unggul, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga nasional.

“Kami mengapresiasi langkah Bank Kalsel menjadi Bank Devisa dan berharap status ini dimanfaatkan secara optimal agar Bank Kalsel bisa menjadi bank terdepan di Kalimantan,” tambahnya.

Diketahui, OJK secara resmi telah mengeluarkan surat keputusan izin operasional Bank Kalsel sebagai Bank Devisa per 31 Desember 2025. Selanjutnya, Bank Kalsel diminta untuk melengkapi sejumlah persyaratan administratif dan teknis dalam beberapa bulan ke depan sebelum beroperasi penuh sebagai Bank Devisa. (BK/Red)