Pemkab Tabalong Sinkronkan Data Zona Blank Spot dengan Komdigi, Benahi Desa Lemah Sinyal

Bagikan

KALIMANTANDIGITAL.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Tabalong melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia di Jakarta, Senin (19/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan audiensi terkait percepatan penuntasan wilayah dengan jaringan telekomunikasi lemah sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan transformasi digital.

Rombongan Pemkab Tabalong dipimpin oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf. Turut mendampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabalong, Eddy Suriyani, serta Kepala Bidang E-Government dan Aplikasi Diskominfo Tabalong, M Zainaini.

Kedatangan rombongan disambut oleh Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Politik Komdigi, Arnanto Nurprabowo, Ketua Tim Manajemen Pelatihan BPSDM Komdigi, Isnaldi, perwakilan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, serta Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan pencocokan dan verifikasi data antara Pemkab Tabalong dan Komdigi terkait wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses jaringan. Dari hasil sinkronisasi data, tercatat terdapat 36 zona dengan sinyal lemah yang tersebar di 15 desa di Kabupaten Tabalong.

Keterbatasan jaringan tersebut dinilai berdampak signifikan terhadap jalannya pemerintahan, kualitas pelayanan publik, akses informasi masyarakat, pelaksanaan program nasional maupun daerah, hingga pengembangan ekonomi digital di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menyampaikan harapannya agar desa-desa yang telah diusulkan dapat menjadi prioritas penanganan oleh Kementerian Komdigi.

“Kami berharap wilayah yang masih lemah sinyal ini dapat segera ditindaklanjuti, termasuk melalui penguatan bandwidth agar layanan komunikasi dan internet bisa lebih optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Tabalong, Eddy Suriyani, mengungkapkan bahwa pihak Komdigi berkomitmen melakukan peningkatan kualitas infrastruktur telekomunikasi di Tabalong, khususnya pada menara BTS yang dikelola BAKTI.

“Komdigi berencana menambah kapasitas bandwidth pada tower BTS BAKTI yang sudah terpasang sejak 2017 di Tabalong,” jelas Eddy.

Selain itu, Diskominfo Tabalong juga telah menyerahkan daftar 15 desa yang masih mengalami keterbatasan sinyal untuk dipertimbangkan pembangunan menara BTS baru.

“Langkah ini diharapkan dapat memastikan wilayah terpencil dan terluar di Tabalong ke depan bisa menikmati akses telekomunikasi 4G dan layanan internet yang lebih baik,” pungkasnya. (Red)