UPZ Bank Kalsel Bantu Dua Pasien Gangguan Jantung Melalui Dukungan Biaya Akomodasi dan Pengobatan

Bagikan

KALIMANTANDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan memberikan dukungan biaya akomodasi dan pengobatan bagi dua warga Kalimantan Selatan yang menderita gangguan jantung.

Kedua penerima manfaat adalah Syahanna Novianti, balita berusia satu tahun asal Desa Pulau Sewangi, Barito Kuala, dan Muhammad Hafizs Habibie, remaja 18 tahun dari Banjarmasin. Keduanya memerlukan penanganan medis intensif di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.

Syahanna didiagnosis mengalami penyakit jantung bocor bawaan sejak dalam kandungan, sementara Hafizs menderita gangguan irama jantung atau aritmia. Rujukan medis dari RS Ansari Saleh Banjarmasin menekankan perlunya tindakan medis lanjutan di ibu kota. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga menjadi hambatan untuk memperoleh perawatan yang optimal.

Ayah Hafizs, Idris, bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tidak menentu, sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga. Sementara Syahanna berasal dari keluarga prasejahtera yang kesulitan menanggung biaya transportasi dan akomodasi selama di Jakarta.

Ketua UPZ Bank Kalsel, Doso Setiawan, mengatakan bantuan ini diberikan untuk memastikan pasien dari keluarga kurang mampu tidak terkendala biaya non-medis dalam mendapatkan layanan kesehatan.

“Kami memahami bahwa biaya akomodasi dan kebutuhan sehari-hari di Jakarta seringkali menjadi beban tambahan bagi keluarga prasejahtera. UPZ Bank Kalsel hadir untuk membantu membuka akses kesembuhan bagi mereka,” ujar Doso.

Bantuan yang diberikan mencakup transportasi, penginapan, serta kebutuhan pendukung selama perawatan di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Dengan dukungan ini, diharapkan Syahanna dan Hafizs dapat menjalani prosedur medis yang dibutuhkan dan kembali ke Kalimantan Selatan dengan kondisi kesehatan lebih baik.

Bank Kalsel melalui UPZ juga mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu sesama melalui program zakat, infak, dan sedekah, guna meringankan beban warga yang membutuhkan perawatan medis khusus. (BK/Red)