Warga 5 Kabupaten Tolak Jalan Negara Jadi Jalur Tambang!, Massa Ancam Gelar Aksi Demo DPRD Kalsel

Bagikan

Banjarmasin- Masyarakat dari 5 Kabupaten di Kalimantan Selatan mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kalimantan Selatan pada Kamis, 17 April 2025, untuk menolak penggunaan jalan negara sebagai jalur truk tambang batubara.

Aksi itu akan di komando oleh Aliansyah, salah satu aktivis, ketua LSM dan tokoh demonstran di Kalsel.

Ia menyampaikan maraknya angkutan batubara yang melintas di jalan umum di 5 kabupaten sudah membuat masyarakat resah. Pasalnya selain membuat jalan rusak juga membuat kerusakan jalan di sejumlah titik jalan negara.

“Kami akan turun ke jalan, untuk menyuarakan aspirasi masyarakat supaya aktivitas truk tambang batu bara yang melintasi jalan negara dapat segera dihentikan” Ucapnya.

Menurut Aliansyah, kondisi jalan yang mengalami kerusakan seperti di daerah kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Tabalong.

“Jalan masyarakat dulunya mulus, namun sekarang sudah penuh lubang dan mengalami kerusakan dimana-mana. Bahkan banyak warga yang sudah mengalami kecelakaan”, tuturnya.

Aliansyah juga menyoroti penegakan hukum Perda No. 03 Tahun 2008 yang telah diperbarui dengan Perda No. 3 Tahun 2012 tentang pelarangan mobil tambang melintasi jalan negara.

“Perda itu dibuat dengan dana besar. Kalau tidak dijalankan, lebih baik dicabut saja kalau tidak ada fungsinya,” ucapnya.

Aliansyah juga menuding Pemerintah dan Legislatif tak punya kekuatan untuk menghadapi Korporasi Atau Perusahaan tambang. Lantaran sudah sejak lama jalan rakyat, kini berubah menjadi jalur batubara tanpa kontribusi yang jelas untuk daerah. Tim

See also  Funbike Kotabaru HEBAT 2025 Meriahkan Akhir Pekan Warga
Image Center
Business Facebook Cover