KALIMANTANDIGITAL.COM, TABALONG – Pemerintah Kabupaten Tabalong menyalurkan bantuan pendidikan bagi sembilan mahasiswa berprestasi yang melanjutkan studi ke luar negeri. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program Tabalong Smart.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, kepada orang tua mahasiswa penerima di kediaman Bupati, Rabu (7/10).

Dari sembilan penerima, enam mahasiswa melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Sementara tiga mahasiswa lainnya menempuh pendidikan di Universitas Al-Wasathiyah Asy-Syar’iyyah, Yaman.
Bupati Tabalong yang akrab disapa H. Fani mengatakan, penyaluran beasiswa tersebut turut melibatkan dunia usaha. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperluas dukungan terhadap akses pendidikan bagi pemuda berprestasi di Tabalong.
“Alhamdulillah dunia usaha terlibat dalam rangka pemberian beasiswa. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.
Ia berharap dukungan sektor swasta dapat terus berlanjut untuk menyukseskan Tabalong Smart, terutama dalam memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah mengenyam pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kami berharap terus ada dukungan dan kolaborasi dari dunia usaha di Tabalong untuk menyukseskan program Tabalong Smart, khususnya beasiswa prestasi anak-anak, baik kuliah dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi salah satu bentuk sinergi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tabalong.
Hibah Rumah Ibadah untuk 25 Penerima
Selain bantuan pendidikan, Pemkab Tabalong juga menyerahkan dana hibah kepada 25 penerima untuk mendukung kegiatan rumah ibadah yang tersebar di berbagai kecamatan.
Bupati menjelaskan, penyaluran tersebut merupakan realisasi anggaran perubahan yang telah disahkan.
Ia berharap bantuan itu dapat menunjang kegiatan keagamaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para jemaah.
“Mudah-mudahan dengan diterimanya bantuan ini, kegiatan bisa dilaksanakan dan memberi manfaat kepada jemaah,” tuturnya.
Namun, Bupati mengingatkan seluruh penerima agar menggunakan dana hibah sesuai peruntukan serta menyusun laporan pertanggungjawaban secara lengkap.
Ia menegaskan, penggunaan dana hibah akan menjadi bagian dari pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga setiap penerima wajib memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku.
“Pertanggungjawabannya ada dan pasti akan dicek. Laporan pertanggungjawaban ini nanti harus disampaikan kembali kepada kami. Sebagaimana kita tahu, pemeriksaan BPK sekarang juga mencakup aliran dana hibah,” tegasnya.
Penyaluran beasiswa dan dana hibah tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemkab Tabalong terhadap pengembangan pendidikan dan kegiatan keagamaan, dengan tetap menekankan pentingnya akuntabilitas penggunaan anggaran. (Ril)










