Tingkatkan Kepercayaan Wisatawan, 40 Pelaku Usaha Pariwisata Balangan Ikuti Pembinaan Kepatuhan CHSE

Bagikan

KALIMANTANDIGITAL.COM, BALANGAN — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Pengembangan Destinasi kembali menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Kepatuhan Usaha Pariwisata yang Telah Tersertifikasi CHSE Chapter Kabupaten Balangan. Kegiatan yang mengusung tema “Implementasi CHSE yang Konsisten untuk Mewujudkan Pariwisata yang Aman, Nyaman, dan Berkelanjutan” ini diikuti oleh 40 pelaku usaha pariwisata.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat penerapan standar pelayanan di sektor pariwisata daerah, khususnya bagi usaha pariwisata yang telah mengantongi sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady, melalui Kepala Seksi Pembinaan Usaha Pariwisata, Novitta, menegaskan bahwa di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin ketat, wisatawan kini tidak hanya mencari destinasi yang menarik, tetapi juga mengutamakan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Sektor pariwisata saat ini terus berkembang dan semakin kompetitif. Wisatawan tidak hanya mencari destinasi yang menarik, tetapi juga menginginkan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan, serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Novitta.

Ia menambahkan, sertifikasi CHSE tidak boleh dipandang sekadar formalitas administratif, melainkan harus menjadi standar pelayanan yang diterapkan secara konsisten oleh setiap pelaku usaha pariwisata.

“Penerapan CHSE bukan lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan telah menjadi kebutuhan dan standar pelayanan yang harus diterapkan secara konsisten oleh setiap pelaku usaha pariwisata,” tambahnya.

Menurut Novitta, penerapan CHSE yang konsisten merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan. Kepercayaan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisata dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Melalui kegiatan pembinaan ini, para peserta juga mendapatkan penguatan pemahaman mengenai standar CHSE yang mengacu pada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 13 Tahun 2020 serta SNI 9042:2021.

Pada kesempatan itu, Novitta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Balangan, Noor Aspariah, SP, MP, serta para narasumber, yakni GM Hotel Aston Tanjung, Andri Novriandi, dan Praktisi Pariwisata, Novyandi Saputra.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang diskusi dan berbagi pengalaman guna memperkuat jejaring serta memajukan sektor pariwisata daerah.

“Jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk berdiskusi, saling berbagi ide, belajar dari para narasumber yang berpengalaman, dan menjalin jejaring yang bermanfaat untuk kemajuan pariwisata di daerah masing-masing,” pungkasnya. (MC Kalsel/Raf)