Bupati Tabalong Targetkan Seluruh Desa Terapkan Satu Data Desa pada 2026

Bagikan

KALIMANTANDIGITAL.COM, TABALONG – Pemerintah Kabupaten Tabalong menargetkan seluruh desa di wilayahnya dapat menerapkan program Satu Data Desa pada tahun 2026 sebagai upaya mewujudkan sistem data daerah yang akurat dan terpadu.

Target tersebut disampaikan Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, saat membuka workshop Satu Data Desa yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tabalong di Pendopo Bersinar Pembataan, beberapa waktu lalu.

Dalam arahannya, Rifani menegaskan bahwa program Satu Data Desa menjadi fondasi penting dalam membangun satu data kabupaten yang terintegrasi. Menurutnya, ketersediaan data yang valid dan terpusat akan sangat membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Setiap kebijakan yang diambil harus berbasis data yang telah divalidasi oleh masing-masing desa, sehingga benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, selama ini masih ditemukan ketidaksesuaian data, termasuk pada data sosial di tingkat nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya mengambil langkah lebih cepat melalui implementasi Satu Data Desa.

Melalui program ini, data di tingkat desa akan dikelola secara lebih tertib, akurat, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, proses perencanaan pembangunan hingga penyaluran bantuan sosial diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien.

Rifani juga mengajak seluruh kepala desa dan operator data untuk berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar target implementasi dapat tercapai dalam tahun berjalan.

Sebagai bentuk dorongan, Pemerintah Kabupaten Tabalong juga berencana memberikan penghargaan kepada desa yang berhasil menerapkan Satu Data Desa pada 2026. Langkah ini diharapkan mampu memacu desa-desa lain untuk segera mengadopsi sistem pengelolaan data yang terintegrasi dan mudah diakses.

Dengan implementasi Satu Data Desa secara menyeluruh, Pemkab Tabalong optimistis kualitas tata kelola pemerintahan berbasis data akan semakin meningkat, sekaligus mempercepat pembangunan yang merata di seluruh desa.(zak)