{"id":5665,"date":"2026-02-09T14:43:36","date_gmt":"2026-02-09T06:43:36","guid":{"rendered":"https:\/\/kalimantandigital.com\/?p=5665"},"modified":"2026-02-23T14:43:52","modified_gmt":"2026-02-23T06:43:52","slug":"pemprov-kalsel-kolaborasi-dengan-kabupaten-pulihkan-lahan-pertanian-pasca-banjir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/2026\/02\/09\/pemprov-kalsel-kolaborasi-dengan-kabupaten-pulihkan-lahan-pertanian-pasca-banjir\/","title":{"rendered":"Pemprov Kalsel Kolaborasi dengan Kabupaten Pulihkan Lahan Pertanian Pasca Banjir"},"content":{"rendered":"\n<p>KALIMANTANDIGITAL.COM, BANJARBARU \u2013 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus melakukan langkah pemulihan lahan pertanian yang terdampak banjir dengan menggandeng pemerintah kabupaten\/kota. Upaya ini dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi untuk memastikan pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak pada berbagai subsektor pertanian, mulai dari tanaman pangan hingga hortikultura.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPasca banjir, yang terdampak bukan hanya tanaman pokok seperti padi dan jagung, tetapi juga tanaman hortikultura. Saat ini kita sedang melakukan pemulihan, namun tidak hanya oleh pemerintah provinsi, melainkan bersama pemerintah kabupaten dan kota,\u201d ujar Syamsir Rahman di Banjarbaru, Senin (9\/2\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menyebutkan, total lahan pertanian yang sempat terendam banjir diperkirakan mencapai sekitar 12 ribu hektare. Namun demikian, sebagian lahan tersebut sudah mulai ditangani secara mandiri oleh para petani.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSebagian sudah dikerjakan oleh petani sendiri. Sisanya masih kami monitoring karena ada lahan yang memang belum bisa dilakukan penanaman maupun olah lahan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Syamsir menegaskan, pemerintah provinsi akan berperan mendorong percepatan pemulihan melalui penyuluh pertanian, petugas pengendali organisme pengganggu tanaman (OPT), serta koordinasi dengan jajaran teknis di lapangan. Fokus pemulihan saat ini berada di sejumlah wilayah terdampak, seperti Kabupaten Banjar, Tapin, dan Tanah Laut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSentra pertanian di Barito Kuala juga terdampak, tetapi tidak terlalu banyak. Kondisi ini akan kita bahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi teknis (rakortek) yang akan dilaksanakan minggu depan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, setiap kabupaten memiliki peran penting dalam penanganan pasca banjir, mengingat kewenangan wilayah berada di pemerintah kabupaten\/kota.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPemerintah provinsi tidak memiliki wilayah. Yang memiliki wilayah itu kabupaten dan kota. Jadi kita bersama-sama mengidentifikasi ulang bersama pemerintah kabupaten\/kota dan kelompok tani,\u201d ucap Syamsir.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menekankan bahwa bantuan akan diberikan secara selektif, mengingat keterbatasan anggaran provinsi akibat adanya penyesuaian dan pemotongan anggaran tahun berjalan. Beberapa kabupaten bahkan telah lebih dahulu menyiapkan bantuan bagi petani terdampak.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau semua diminta, nanti semuanya minta bantuan. Padahal beberapa kabupaten sudah menyiapkan bantuan. Provinsi akan melihat kekurangannya saja,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Syamsir menambahkan, bantuan dari pemerintah provinsi akan difokuskan pada lahan yang benar-benar membutuhkan dukungan tambahan, dengan luasan di atas seribu hektare yang terdampak banjir.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBiasanya petani sudah mengantisipasi lebih dulu secara mandiri. Kekurangannya nanti baru kita bantu dari provinsi,\u201d pungkasnya.(mc kalsel\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KALIMANTANDIGITAL.COM, BANJARBARU \u2013 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus melakukan langkah pemulihan lahan pertanian yang terdampak banjir dengan menggandeng pemerintah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":5666,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"cybocfi_hide_featured_image":"","footnotes":""},"categories":[62],"tags":[],"class_list":["post-5665","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-kalsel"],"featured_image_url":{"thumbnail":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_2026-02-23-14-41-33-660_com.android.chrome-edit-150x150.jpg","medium":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_2026-02-23-14-41-33-660_com.android.chrome-edit-300x201.jpg","medium_large":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_2026-02-23-14-41-33-660_com.android.chrome-edit-768x516.jpg","large":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_2026-02-23-14-41-33-660_com.android.chrome-edit-1024x688.jpg","1536x1536":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_2026-02-23-14-41-33-660_com.android.chrome-edit.jpg","2048x2048":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_2026-02-23-14-41-33-660_com.android.chrome-edit.jpg","crp_thumbnail":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_2026-02-23-14-41-33-660_com.android.chrome-edit-150x150.jpg"},"post_author":"Kalimantan Digital","assigned_categories":"Pemprov Kalsel","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5665"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5665\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5667,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5665\/revisions\/5667"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}