{"id":2867,"date":"2025-02-05T05:48:20","date_gmt":"2025-02-05T05:48:20","guid":{"rendered":"https:\/\/kalimantandigital.com\/?p=2867"},"modified":"2025-02-17T20:15:49","modified_gmt":"2025-02-17T12:15:49","slug":"sim-2025-punya-aturan-baru-pemilik-sim-di-indonesia-harus-tahu-simak-perbedaannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/2025\/02\/05\/sim-2025-punya-aturan-baru-pemilik-sim-di-indonesia-harus-tahu-simak-perbedaannya\/","title":{"rendered":"SIM 2025 Punya Aturan Baru, Pemilik SIM di Indonesia Harus Tahu, Simak Perbedaannya!"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><em><a href=\"http:\/\/kalimantandigital.com\" data-type=\"link\" data-id=\"kalimantandigital.com\">kalimantandigital.com<\/a> <\/em><\/strong>\u2013 Korlantas Polri berencana menerapkan sistem tilang poin pada 2025.<\/p>\n\n\n\n<p>Aturan ini tercantum dalam Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam beleid tersebut menjelaskan, ada beberapa pengenaan poin tilang tergantung pada jenis pelanggaran lalu lintas.<\/p>\n\n\n\n<p>Yakni, 1 poin, 3 poin, 5 poin, 10 poin dan yang paling besar adalah 12 poin.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap pemegang SIM mendapat saldo 12 poin dalam setahun yang akan berkurang jika melakukan pelanggaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Melansir unggahan akun Instagram resmi NTMC Korlantas Polri, Senin (3\/2\/2025), implementasi tilang poin akan menggunakan aplikasi bernama Traffic Attitude Record (TAR).<\/p>\n\n\n\n<p>Aplikasi TAR merupakan sistem pencatatan dan pemberian tanda terhadap kualifikasi kompetensi pengemudi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya untuk menciptakan efek jera dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya patuh dan tertib berlalu lintas.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, aplikasi TAR akan terintegrasi dengan aplikasi iCell, E-Tilang dan SIM.<\/p>\n\n\n\n<p>Nantinya, pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas, SIM-nya akan di-scan oleh petugas.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, petugas polisi yang menindak pelanggar lalu lintas dapat membaca barcode yang ada pada SIM pelanggar menggunakan aplikasi TAR.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pelanggar juga dapat melihat detail pelanggaran, catatan pelanggaran, informasi penalti, detil kecelakaan, catatan kecelakaan dan informasi sanksi di aplikasi TAR.<\/p>\n\n\n\n<p>Aplikasi TAR dapat diunduh di Google Play dan App Store.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, berikut daftar tilang poin sesuai Perpol No. 5 Tahun 2021:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1 Poin<\/h2>\n\n\n\n<p>A. Pasal 275 ayat (1): Mengganggu fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>B. Pasal 276: Mengemudikan kendaraan bermotor umum dalam trayek tidak singgah di terminal.Asuransi mobilAsuransi kendaraan<\/p>\n\n\n\n<p>C. Pasal 278: Mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih tanpa perlengkapan wajib.<\/p>\n\n\n\n<p>D. Pasal 282: Tidak mematuhi perintah polisi.<\/p>\n\n\n\n<p>E. Pasal 285 ayat (1): Mengemudikan sepeda motor tanpa memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>F. Pasal 287 ayat (3), (4), (6): Melanggar tata cara berhenti, parkir, tidak mengindahkan kendaraan prioritas, dan melanggar aturan penggandengan kendaraan.<\/p>\n\n\n\n<p>G. Pasal 288 ayat (2): Tidak dapat menunjukkan SIM yang sah.<\/p>\n\n\n\n<p>H. Pasal 289: Penumpang di samping pengemudi tidak mengenakan sabuk keselamatan.Asuransi mobil<\/p>\n\n\n\n<p>I. Pasal 290: Pengemudi dan penumpang tidak mengenakan sabuk keselamatan dan helm.<\/p>\n\n\n\n<p>J. Pasal 291: Pemotor dan penumpang tidak mengenakan helm standar.<\/p>\n\n\n\n<p>K. Pasal 292: Mengangkut penumpang lebih dari satu orang tanpa kereta samping.<\/p>\n\n\n\n<p>L. Pasal 293: Mengemudi tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari atau kondisi tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>M. Pasal 294: Tidak memberikan isyarat saat akan membelok atau berbalik arah.<\/p>\n\n\n\n<p>N. Pasal 295: Tidak memberikan isyarat saat berpindah lajur atau bergerak ke samping.<\/p>\n\n\n\n<p>O. Pasal 300: Tidak menggunakan lajur yang ditentukan, tidak berhenti saat menurunkan penumpang, tidak menutup pintu selama kendaraan berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p>P. Pasal 301: Angkutan barang tidak menggunakan jaringan jalan sesuai dengan kelas jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Q. Pasal 302: Angkutan orang tidak berhenti pada tempat yang ditentukan, mengetem, dan menurunkan penumpang sesuai peraturan.<\/p>\n\n\n\n<p>R. Pasal 303: Mobil barang untuk mengangkut orang.<\/p>\n\n\n\n<p>S. Pasal 304: Kendaraan angkutan orang tidak sesuai untuk keperluan lain, di luar pelayanan angkutan orang dalam trayek.<\/p>\n\n\n\n<p>T. Pasal 306: Angkutan barang tidak dilengkapi dokumen muatan barang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3 Poin<\/h2>\n\n\n\n<p>A. Pasal 279: Mengemudi dengan kendaraan dipasangi perlengkapan yang mengganggu keselamatan.<\/p>\n\n\n\n<p>B. Pasal 280: Kendaraan tidak dilengkapi pelat nomor yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>C. Pasal 284: Tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pesepeda.<\/p>\n\n\n\n<p>D. Pasal 285 ayat (2): Roda empat atau lebih tidak memenuhi persyaratan teknis.<\/p>\n\n\n\n<p>E. Pasal 287 ayat (1): Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>F. Pasal 287 ayat (2): Melanggar rambu, marka, alat pemberi isyarat lalu lintas, berhenti, dan parkir.<\/p>\n\n\n\n<p>G. Pasal 287 ayat (5): Melanggar batas kecepatan.<\/p>\n\n\n\n<p>H. Pasal 288 ayat (1): Tidak dilengkapi surat tanda nomor kendaraan bermotor.<\/p>\n\n\n\n<p>I. Pasal 288 ayat (3): mobil, kereta gandengan tidak dilengkapi keterangan uji berkala.<\/p>\n\n\n\n<p>J. Pasal 298: Penumpang di samping pengemudi tidak pakai sabuk pengaman.<\/p>\n\n\n\n<p>K. Pasal 305: Angkutan barang tidak memenuhi keselamatan, tanda barang, parkir, bongkar, dan muat, serta jam operasi.<\/p>\n\n\n\n<p>L. Pasal 307: Angkutan barang tidak memenuhi syarat tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi.<\/p>\n\n\n\n<p>M. Pasal 308: Tidak memiliki izin trayek.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5 Poin<\/h2>\n\n\n\n<p>A. Pasal 281 jo Pasal 77 ayat (1): Mengemudikan kendaraan tanpa SIM.<\/p>\n\n\n\n<p>B. Pasal 283 jo Pasal 106 ayat (1): Mengemudi secara tidak wajar dan mengganggu konsentrasi.<\/p>\n\n\n\n<p>C. Pasal 285 ayat (2) jo Pasal 106 ayat (3) jo Pasal 48 ayat (2): Mengemudi motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>D. Pasal 286 jo Pasal 106 ayat (3) jo Pasal 48 ayat (3): Mengemudi kendaraan beroda empat atau lebih tanpa memenuhi persyaratan laik jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>E. Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) huruf c: Melanggar aturan perintah atau larangan dengan lampu lalu lintas.<\/p>\n\n\n\n<p>F. Pasal 296 jo Pasal 114 huruf a: Menerobos palang pintu kereta.<\/p>\n\n\n\n<p>G. Pasal 297 jo Pasal 115 huruf b: Melakukan balapan di jalan raya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">10 Poin<\/h2>\n\n\n\n<p>A. Pasal 275 ayat (2): Merusak rambu lalu lintas, marka jalan, APILL, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>B. Pasal 311 ayat (2) : Mengakibatkan kecelakaan lalu lintas ringan dengan kerusakan kendaraan dan atau barang.<\/p>\n\n\n\n<p>C. Pasal 311 ayat (3): Mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan atau barang.<\/p>\n\n\n\n<p>12 Poin<\/p>\n\n\n\n<p>A. Pasal 310 ayat (3): Karena kelalaian menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga korban luka berat.<\/p>\n\n\n\n<p>B. Pasal 311 ayat (4): Menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga korban luka berat.<\/p>\n\n\n\n<p>C. Pasal 311 ayat (5): Menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga korban meninggal dunia.<strong><em>*WN<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>kalimantandigital.com \u2013 Korlantas Polri berencana menerapkan sistem tilang poin pada 2025. Aturan ini tercantum dalam Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2868,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"cybocfi_hide_featured_image":"","footnotes":""},"categories":[1,53],"tags":[],"class_list":["post-2867","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-sosial"],"featured_image_url":{"thumbnail":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1683006604jenisjenisSIMindonesia-150x150.jpg","medium":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1683006604jenisjenisSIMindonesia-300x193.jpg","medium_large":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1683006604jenisjenisSIMindonesia.jpg","large":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1683006604jenisjenisSIMindonesia.jpg","1536x1536":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1683006604jenisjenisSIMindonesia.jpg","2048x2048":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1683006604jenisjenisSIMindonesia.jpg","crp_thumbnail":"https:\/\/kalimantandigital.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1683006604jenisjenisSIMindonesia.jpg"},"post_author":"kalimantandigital","assigned_categories":"Nasional, Sosial","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2867","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2867"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2867\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2869,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2867\/revisions\/2869"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2868"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2867"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2867"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalimantandigital.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2867"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}