Nahkoda Baru! Saiful Arif Resmi Pimpin ORARI Balangan, Siap Transformasi Jadi Garda Terdepan Informasi

Bagikan

KALIMANTANDIGITAL.COM, PARINGIN — Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Balangan resmi memasuki babak baru. Saiful Arif terpilih secara aklamasi untuk menahkodai organisasi ini dalam Musyawarah Lokal (Muslok) ke-III yang digelar di Aula Diskominfo Balangan.

Langkah ini menandai semangat baru bagi para pegiat radio amatir di “Bumi Sanggam” untuk semakin memperkuat peran mereka di tengah masyarakat.

Sinergi dan Pengabdian

Dalam sambutan perdananya, Saiful Arif menegaskan komitmennya untuk membawa ORARI Balangan menjadi organisasi yang lebih inklusif dan responsif. Ia menekankan bahwa ORARI bukan sekadar hobi, melainkan jembatan komunikasi vital, terutama dalam situasi darurat dan kebencanaan.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak. Fokus utama kami adalah memastikan ORARI Balangan hadir sebagai pemberi informasi yang cepat, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Saiful.

Dukungan Pemerintah Daerah

Kehadiran ORARI di Balangan mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Balangan. Melalui perwakilan yang hadir, pemerintah berharap kepengurusan baru ini dapat terus berinovasi, terutama dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan dan menjadi mitra strategis bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam komunikasi darurat.

Visi Ke Depan

Di bawah kepemimpinan Saiful Arif, ORARI Balangan berencana melakukan beberapa langkah strategis, di antaranya:

  • Revitalisasi Keanggotaan: Mengajak generasi muda untuk mengenal dunia radio amatir.
  • Peningkatan Kapasitas: Mengadakan pelatihan rutin terkait teknik komunikasi dan prosedur kebencanaan.
  • Kolaborasi Lintas Sektor: Memperkuat jejaring dengan komunitas dan instansi terkait di Kalimantan Selatan.

Dengan nakhoda baru dan semangat yang segar, ORARI Balangan optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dan membuktikan bahwa eksistensi radio amatir tetap krusial di era digital saat ini. (Kif)