DPMD Tabalong Fokus Perkuat Tata Kelola dan Digitalisasi Desa pada 2026

Bagikan

KALIMANTANDIGITAL.COM, TABALONG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tabalong menyiapkan sejumlah program strategis untuk tahun 2026 dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola pemerintahan desa, percepatan digitalisasi layanan, pembangunan infrastruktur desa, serta dukungan terhadap program prioritas kepala daerah.

Kepala DPMD Kabupaten Tabalong, Adityapula Nugraha, menyebut salah satu fokus utama DPMD pada 2026 adalah penyempurnaan tata kelola desa melalui penyelesaian program Ruang Terbuka Hijau (RTH) Smart. Program ini ditargetkan rampung 100 persen di seluruh desa di Kabupaten Tabalong.

“Masih ada 14 desa yang menghadapi kendala terkait ketersediaan lahan. Namun penyelesaiannya terus kami lakukan secara bertahap,” ujarnya.

Ia menyebutkan, desa-desa yang masih mengalami kendala tersebut berada di Kecamatan Bintang Ara, Muara Uya, dan Muara Harus. DPMD optimistis seluruh permasalahan dapat dituntaskan pada tahun 2026.

Selain itu, DPMD Tabalong juga mendorong percepatan digitalisasi desa yang terintegrasi dengan Command Center sebagai bagian dari implementasi Smart City Kabupaten Tabalong. Program ini dilaksanakan melalui sinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabalong.

Menurut Adityapula, penerapan sistem digital, termasuk penggunaan tanda tangan elektronik, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan administrasi desa.

“Dengan tanda tangan elektronik, proses administrasi tidak lagi terhambat karena menunggu tanda tangan manual,” tegasnya.

Di sisi lain, DPMD Tabalong juga menyatakan komitmen penuh dalam mendukung program prioritas Bupati Tabalong, salah satunya melalui pelatihan untuk mencetak 1.000 tenaga terampil. Selain itu, penguatan ketahanan pangan desa juga menjadi perhatian utama.

Program ketahanan pangan diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan pekarangan masyarakat desa agar lebih produktif dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kemandirian pangan keluarga.

“Ketahanan pangan desa tidak hanya soal pangan, tetapi juga memperkuat ekonomi dan kemandirian masyarakat,” jelas Adityapula.

Dengan perencanaan dan pelaksanaan berbagai program strategis tersebut, DPMD Kabupaten Tabalong optimistis pembangunan desa pada tahun 2026 akan semakin terarah, modern, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (Red)